Aroma Dan Rasa Khas Kopi Luwak

Indonesia merupakan negara penghasil kopi. Perkembangan jaman yang semakin maju menjadi salah satu faktor yang mendorong bermunculannya jenis kopi yang kini semakin beragam. Rasa dan aroma khas dari jenis-jenis kopi tersebut juga beragam.Bagi pecinta kopi, ini merupakan suatu kenikmatan. Keberagaman jenis kopi ini menjadi salah satu cara menikmati kopi dengan rasa dan aroma yang masing-masing sangat berbeda. Ada banyak jenis kopi yang sudah sangat familiar di kalangan masyarakat. bahkan jenis kopi ini sudah menjadi salah satu brand kopi, yaitu kopi luwak. Luwak ini merupakan salah satu jenis kopi yang diproduksi oleh masyarakat Indonesia dan sudah sangat dikenal oleh masyarakat Indonesia.

Kopi ini dikenal sebagai kopi yang paling mahal dibandingkan dengan harga kopi lainnya. Hal ini karena kopi luwak ini dianggap memiliki rasa yang khas dan juga ketersediaan yang cukup langka. Kopi dari luwak merupakan kopi yang diambil dari sisa kotoran luwak/musang. Luwak/musang merupakan hewan yang gemar memakan buah kopi. Namun luwak hanya memakan kulit dan juga daging buah kopi, sehingga bijinya ikut keluar bersama kotoran luwak. Biji kopi yang dikeluarkan bersama dengan kotoran luwak ini yang konon katanya membuat rasa dari kopi luwak ini sangatlah khas dan nikmat. Biji kopi yang sudah melalui proses masuk ke pencernaan luwak dan kemudian keluar utuh bersama kotoran ini adalah proses yang membuat rasa dan aroma kopi ini sangat berbeda dari kopi lainnya.

Sejarah Kopi Luwak

Sejarah dari kopi ini berawal pada abad ke-16 ketika Belanda menemukan benih di Yaman. Kemudian Belanda menyelundupkan benih ini keluar dari Yaman dan ditanam di Pulau Jawa dan juga Sumatera. Pada masa itu merupakan masa penjajahan Belanda, dimana masih terjadi sistem kerja paksa dan juga tanam paksa yang mempekerjakan penduduk lokal dengan upah yang sangat kecil. Pada masa itu Belanda memberlakukan larangan untuk memetik ataupun mencicipi buah kopi. Hal ini mendorong rasa penasaran para petani, sehingga mencari jalan untuk bisa mencicipi buah kopi.

Musang atau luwak merupakan salah satu hewan yang diketahui senang memakan buah kopi, namun mengeluarkan bijinya dalam bentuk utuh bersamaan dengan kotoran yang dikeluarkan. Hal ini lah yang kemudian dimanfaatkan oleh petani dengan mengambil kotoran musang, kemudian memilih biji-biji kopi, setelah itu dicuci, disangrai, ditumbuk kemudian diseduh menjadi minuman kopi yang memiliki rasa dan aroma yang sangat khas. Kopi inilah yang kemudian disebut dengan kopi Luwak. Kopi ini kemudian menjadi salah satu minuman yang digemari oleh petani dan juga Belanda. Kopi yang cukup langka ini kemudian dijual dengan harga yang sangat mahal hingga sekarang ini.

a closeup of unprocessed luwak coffee the most expensive coffee in the world

Perbedaan Kopi Luwak dengan Kopi Lainnya

Kopi pada umumnya mengalami proses langsung dari pohonnya. Mulai dari dipetik, hingga memisahkan biji kopi dari buahnya. Namun pada kopi yang berasal dari luwak ini mengalami proses yang berbeda dan lebih panjang. Apalagi kopi jenis ini berasal dari biji kopi yang terlebih dahulu dimakan oleh luwak kemudian masuk ke dalam pencernaan luwak dan akhirnya keluar bersamaan dengan kotoran. Baru setelahnya memilih biji kopi yang sudah bercampur dengan kotoran luwak ini dan memisahkannya. Biji kopi tersebut baru kemudian dibersihkan, disangrai dan juga ditumbuk hingga menjadi bubuk kopi yang siap diseduh. Kopi ini jelas mengalami proses yang lebih rumit daripada kopi pada umumnya.

Prosesnya yang berbeda menjadikan kopi jenis ini memiliki rasa dan tekstur yang berbeda dengan kopi lainnya. Kopi ini memiliki rasa yang lebih ringan dan tidak tajam, serta aroma yang lebih kental. Kopi luwak ini berasal dari sisa kotoran luwak, sehingga sebelumnya mengalami fermentasi yang sempurna didalam pencernaan luwak. Ini menjadi salah satu yang membedakan kopi ini dengan kopi yang lainnya. Selain itu juga dalam pencernaan luwak ini ada enzim yang membantu mengurangi tingkat keasaman pada kopi yang dicerna, sehingga ini juga yang membuat biji kopi yang dihasilkan atau yang dikeluarkan oleh luwak memiliki cita rasa yang tidak begitu tajam.

Kopi ini memiliki harga yang mahal dibandingkan kopi lainnya. Hal ini karena kopi dari luwak ini menggunakan biji kopi murni dalam proses pembuatannya. Biasanya pembuatan kopi pada umumnya seringkali level grade dicampur dengan level kopi yang lebih rendah. Hal ini mungkin dilakukan juga untuk tujuan mendapatkan keuntungan, namun ini yang menjadikan kualitas kopi menjadi rusak. Terutama pada kopi-kopi instan yang seringkali banyak diberikan campuran. Inilah yang membedakan kopi yang berasal dari luwak ini dengan kopi yang lainnya. Kopi ini terbilang mahal juga dikarenakan menggunakan biji kopi murni yang berasal dari sisa kotoran luwak. Sehingga tidak merusak rasa dari kopi itu sendiri.

Cara Membedakan Kopi Luwak Asli dan Palsu

Semakin berkembangnya jaman, kini kopi pun mengalami perubahan dan juga memunculkan jenis-jenis kopi yang semakin banyak dan beragam. Tidak hanya itu, di jaman yang modern ini semakin sulit menjumpai kopi murni yang benar-benar asli. Banyak sekali produsen yang mencoba bermain kotor dengan memalsukan kopi jenis ini. Dengan membuat olahan kopi biasa atau dengan memberikan campuran kemudian dijual dengan mengatasnamakan sebagai kopi luwak asli. Kopi yang berasal dari luwak ini merupakan kopi yang terbilang memiliki harga yang mahal dan juga cukup langka. Sehingga banyak oknum yang memanfaatkan hal ini untuk mencari keuntungan besar. Untuk itu kita sebagai pecinta kopi harus lebih jeli untuk memilih kopi yang banyak dijual di pasaran.

Langkah yang pertama untuk membedakan mana kopi dari luwak yang asli dan mana yang palsu adalah dengan mencium aromanya. Kopi jenis ini yang asli memiliki aroma yang harum seperti daun pandan dan wanginya menyebar hingga jangkauan yang cukup luas. Sedangkan untuk kopi yang palsu mengeluarkan aroma apek dan juga wanginya tidak menyebar hingga jarak yang cukup jauh. Untuk produsen kopi yang asli ini sudah bersertifikat dan biasanya melakukan proses tes tingkat kewangian terlebih dahulu sebelum di packing.

Selain itu untuk membedakan kopi yang asli dan yang palsu adalah rasanya. Untuk kopi yang asli ini memiliki rasa yang cukup kuat, sehingga ketika diminum biasanya rasanya masih akan terasa dilidah atau tenggorokan anda. Berbeda dengan yang palsu, rasanya lebih lemah dan tidak terlalu meninggalkan bekas sesaat setelah anda meminumnya. Selain itu juga anda dapat merasakan efek setelah meminum kopi jenis ini. Jika kopi yang anda minum asli, biasanya tidak menimbulkan efek seperti perih, dan juga tidak membuat maag anda kambuh. Sedangkan yang palsu akan memberi efek seperti ketika meminum kopi pada umumnya. Seperti perih, atau asam lambung naik.

Kopi luwak yang asli juga mengeluarkan krim putih pada permukaannya ketika diseduh. Hal ini bisa menjadi salah satu tanda bahwa kopi yang anda minum adalah asli. Pada jaman sekarang ini memang sudah cukup sulit menemukan kopi-kopi murni yang tanpa oplosan atau campuran dalam kandungannya. Sehingga sebagai pembeli, apalagi pecinta kopi kita harus jeli dalam memilih kopi yang akan dikonsumsi. Kopi yang dipalsukan bukan tidak mungkin akan memberikan dampak yang kurang baik bagi tubuh kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *