Kopi Arabika Uganda, Kopi Khas Dari Afrika Dengan Karakteristik Yang Menggoda

Uganda, salah satu negara di Afrika. Jika kalian mendengar kata “Uganda”, mungkin kalian tak akan terlintas masalah kopi. Padahal, ada kopi yang sangat nikmat yang berasal dari negara Uganda ini. Kopi ini disebut kopi arabika Uganda. Sebelum popular seperti sekarang, kopi dari negara Afrika ini mengalami jatuh bangun dalam pelestariannya. Namun, akhirnya mampu bangkit kembali dan kopi asli dari negara Uganda ini pun akhirnya dapat dilestarikan hingga kini. Sayangnya, hanya kalangan pecinta kopi saja yang mungkin sudah akrab dengan kopi ini, namun belum dikenal oleh masyarakat umum.

Uganda: Salah Satu Negara Penghasil Kopi Terbanyak di Seluruh Dunia

Sangat jarang ketika orang membicarakan tentang negara penghasil kopi terbesar, mereka akan memikirkan negara dari Afrika. Faktanya, Uganda adalah negara dengan hasil kopi salah satu yang terbesar di seluruh dunia. Uganda adalah negara di Afrika yang masih termasuk negara miskin. Namun, siapa sangka jika negara ini memiliki kopi yang nikmat, bahkan menjadi negara penghasil kopi yang luar biasa? Tentu saja belum banyak orang yang tahu. Namun mulai sekarang kita harus lebih banyak belajar tentang negara penghasil kopi, terutama jika kalian adalah pecinta kopi sejati. Bukan hanya hasilnya yang banyak, kopi Uganda arabika juga sungguk lezat rasanya.

Jenis Kopi di Negara Uganda

Berdasarkan jenisnya, kopi dari negara Uganda ini termasuk kopi arabika. Lebih enak manakah antara kopi robusta dengan kopi arabika? Ini adalah pertanyaan yang subjektif karena masing-masing orang punya selera yang berbeda. Ada banyak orang yang menyukai kopi robusta namun banyak juga yang lebih memilih kopi arabika. Jadi, kopi arabika Uganda memiliki banyak penggemar di kalangan para pacinta kopi. Bahkan, banyak juga pecinta kopi robusta yang akhirnya juga menyukai kopi arabika dari Uganda ini. Jadi, apakah kalian juga ingin mencobanya?

Rasa dan Karakteristik Kopi Arabika Uganda

Sebanarnya, di Uganda sendiri juga terdapat kopi robusta. Namun, kopi robusta Uganda tak setenar arabikanya. Kopi arabika ini ditanam pada ketinggian sekitar 1700 meter. Yang menjadikan kopi ini menarik adalah rasanya yang khas karena tingkat keasamannya lebih dominan. Selain itu, karakter aroma yang dimiliki juga lebih kuat dibandingkan dengan kopi jenis robusta. Bahkan, ada berbagai citarasa yang ditawarkan dibanding dengan kopi arabika dari daerah lain. Hal ini dikarenakan citarasa dari kopi arabika ini dipengaruhi cuaca serta tanah yang ditanami kopi Uganda.

Jika dilihat dari bijinya, kopi arabika jelas lebih kecil dibanding kopi robusta ataupun kopi lainnya. Rasanya lebih nikmat dan mudah diterima oleh semua masyarakat karena kopi ini memiliki kandungan kafein yang tidak terlalu tinggi. Meskipun kafeinnya termasuk renda, aroma dan citarasanya sangat tinggi. Tak heran jika harga kopi arabika Uganda lebih mahal dibanding kopi Uganda jenis robusta. Kopi arabika juga memiliki banyak varietas. Jadi, kalian bisa memilih yang sesuai dengan selera masing-masing dari kalian.

Kendala-kendala Kopi Arabika Uganda

Dulu, kopi Uganda sangat popular terutama pada tahun sebelum 1990. Namun karena produksi kopi ini melebihi kuota, akhirnya pada tahun 1989 banyak biji kopi yang tidak diekspor. Hal ini juga dipengaruhi beberapa masalah seperti masalah keamanan dan ekonomi. Bahkan, ada juga yang terkendala pada pengolahannya yang memang kurang baik. Saat itulah produksi kopi Uganda benar-benar turun drastis. Hal ini juga berdampak pada pecinta kopi yang mulai melupakan kopi arabika khas Uganda ini. Untungnya, kopi arabika ini bisa bangkit dan mulai menemukan kembali peminatnya, hingga sekarang menjadi salah satu kopi paling dicari di berbagai negara.

Pengolahan Kopi Arabika Uganda

Bicara masalah pengolahannya, perkebunan Uganda yang terletak di Mbale memiliki musim tanam dan panen yang terbilang teratur. Musim panennya mulai Maret hingga April sedangkan musim panennya mulai Agustus hingga November. Setelah panen, maka mulailah kopi ini diproses olah. Proses pengolahannya ada 2 macam cara, yaitu cara pengolahan basah dan kering. Namun, kebanyakan kopi arabika Uganda ini lebih banyak menggunakan cara yang pertama yaitu pengolahan basah.

Pertama adalah pembersihan lendir dan pulp. Langkah ini biasa disebut pulping. Dalam tahap ini, biji kopi dibersihkan dari kulit luarnya, untuk kopi yang sudah matang, warnanya merah. Setelah itu, biji kopi dicuci dan dihilangkan lendirnya. Kemudian, petani akan mengeringkan kopinya. Ada 2 pilihan metode pengeringan. Yang pertama adalah cara alami dengan menggunakan sinar matahari sebelum digiling atau dijual. Sedangkan yang kedua adalah dengan menjualnya saat masih basah dan dikeringkan dengan alat modern pengering dari pabrik. Namun, semua opti tersebut tetap harus disortir dulu untuk mendapatkan biji kopi yang memiliki kualitas terbaik.

Potensi Kopi Arabika Uganda

Tidak ada yang meragukan lagi bahwa kopi di negara Uganda memiliki potensi yang luar biasa. Faktanya pun sudah terlihat sangat jelas di mana Uganda termasuk 4 negara penghasil kopi yang terbesar di seluruh dunia. Namun, ternyata potensi saja tidak cukup jika tak diiringi dengan pemasaran yang baik. Di sinilah permasalahannya yang menjadikan kopi di Uganda susah untuk maju dan berkembang. Sayangnya, potensi kopi yang begitu besar tidak diimbangi dengan minat penduduknya untuk memajukan perkopian di Uganda. Selain itu, Uganda juga masih sering dilanda masalah klasiknya seperti kemiskinan dan keamanan. Jadi, ini menjadi pekerjaan rumah pemerintah Uganda untuk memaksimalkan potensi kopi arabika Uganda.

Harga Kopi Arabika Uganda

Jika kalian belum pernah mencoba kopi asli dari negara Afrika Timur ini, mungkin saatnya sekarang untuk mencoba. Kopi Uganda saat ini sudah banyak dijual di berbagai negara termasuk di Indonesia. Di Indonesia, banyak penjual baik online maupun offline yang menawarkan kopi khas Uganda ini dengan harga yang relative murah. Harga yang ditawarkan hampir sama dengan kebanyakan kopi-kopi terbaik di nusantara. Jadi, kopi Uganda juga cocok untuk orang-orang Indonesia.

Memilih Kopi Arabika Uganda

Jika kalian tertarik untuk membeli kopi Uganda, pertama kalian harus pastikan jika kopi itu benar-benar asli dari Uganda. Kemudian, jangan sampai salah karena kopi Uganda ada juga yang jenisnya robusta. Mempertimbangkan rasanya, jelas kopi arabika lebih nikmat bagi kebanyakan orang. Selain itu, sesuaikan dengan selera kalian. Kopi ini juga tersedia dalam berbagai ukuran dan berat sehingga belilah sesuai kebutuhan masing-masing. Yang pasti, disarankan untuk membeli di tempat yang sudah terpercaya.

Itulah hal-hal yang perlu kalian ketahui tentang kopi arabika Uganda. Kopi yang mungkin masih asing di telinga kita namun ternyata luar biasa baik dari segi rasa maupun aroma. Bisa dibayangkan betapa sempurnanya hari jika diawali dengan minum kopi Ugnada. Kopi ini juga sangat cocok untuk melepas kepenatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *