Kopi Caffè Latte

Kopi merupakan salah satu minuman yang cukup menguasai perdagangan global. Sebagai minuman penahan kantuk ini, kopi telah memiliki banyak penggemar dari berbagai kalangan. Pasalnya saat ini telah banyak cara yang bisa dilakukan untuk menjadikan kopi memiliki cita rasa yang lebih bervariasi. Baik dinikmati panas atau dingin, kopi tetap menawarkan cita rasa yang khas. Apalagi dengan penambahan bahan lainnya seperti coklat, susu, vanila dan masih banyak lagi menjadikan kopi menjadi lebih beragam.

Apa itu Kopi Caffè Latte

Definis Kopi Caffè Latte bisa diartikan berdasarkan bahasa asalnya. Dimana caffe merupakan kata dari bahasa italia yang artinya kopi, sedangkan latte juga berasal dari bahasa italia yang artinya susu. Dengan demikian secara literature bahasa, caffe latte artinya adalah kopi susu. Penyebutan Kopi Caffè Latte ini dinegara Perancis adalah cafe au lait dan disebut cafe con leche dinegara Spanyol. Berbeda lagi Kopi Caffè Latte di negara jerman disebut sebagai milchkaffe. Sedangkan secara maknanya Kopi Caffè Latte ini adalah espresso atau kopi yang dicampur dengan susu dan memiliki lapisan busa tipis dibagian atasnya. Komposisi susu dan kopi yang digunakan pada Kopi Caffè Latte memiliki perbandingan 2 banding 1. Namun di Amerika, biasanya kombinasi latte terdiri dari spertiga espresso dan dua pertiga susu panas sehingga cita rasa yang dominan adalah susunya dibandingkan cappuccino.

Awal mula pembuatan Kopi Caffè Latte

Jenis minuman Kopi Caffè Latte ini pertama kali di temukan di suatu wilayah di negara Italia. Tepatnya pada tahun 1950 pembuat kopi yang bernama Lino Meiorin ini membuat variasi kopi yang diberi nama Kopi Caffè Latte. Ia merupakan pemilik sebuah cafe dan disebut-sebut sebagai barista pertama dari Italia. Hal yang melatarbelakangi terciptanya Kopi Caffè Latte ini adalah ketika pengunjung cafenya tidak menyukai rasa cappucino tradisional. Dimana rasanya lebih dominan sangat tajam. Dengan demikian banyak pengunjung yang meminta tambahan susu untuk dicampurkan kopi cappucino tradisional tersebut. Dengan demikian, Lino akhirnya menjual minuman espresso dengan komposisi banyak susu sehingga disebut sebagai caffe latte. Pada waktu itu Lino menyajikan caffe latte dalam mangkuk, lalu beralih menggunakan gelas bir, dan pada akhirnya menggunakan cangkir.

Komposisi Kopi Caffè Latte

Untuk membuat Kopi Caffè Latte ini bahan pertama yang digunakan adalah susu. Dimana komposisi bahan susu yang digunakan merupakan susu yang memiliki busa susu atau milk foam yang tipis. Dalam pembuatan Kopi Caffè Latte, bisa digunakan berbagai jenis susu, sebut saja bisa menggunakan susu segar (fresh Milk), susu rendah lemak (low fat milk), susu skim (skimmed susu), Susu kedelai (soy milk), susu almond (almond milk).

Disamping itu ada juga yang menggunakan susu kental manis yang dijadikan campuran dalam penyajian Kopi Caffè Latte. Namun tentu saja jenis susu yang digunakan dalam pembuatan Kopi Caffè Latte akan memberikan rasa dan aroma yang berbeda. Walaupun susu yang digunakan untuk membuat Kopi Caffè Latte bisa apa saja, namun terdapat syarat standart untuk menjadikan Kopi Caffè Latte lebih nikmat. Dimana susu yang baik dalam pembuatan Kopi Caffè Latte adalah susu yang terdiri dari busa micro (micro foam), memiliki tekstur yang lembut, dan berkilau. Selain syarat tersebut, sebaiknya antara susu dan busa susu juga harus tercampur secara merata sehingga menjadi kesatuan yang utuh.

Untuk mendapatkan tekstur susu yang baik dalam pembuatan Kopi Caffè Latte. Sebaiknya susu telah dipanaskan dengan proses steaming atau frothinh yang mana suhunya tidak boleh melebihi 70 derajad celcius. Pasalnya jika susu dipanaskan pada suhu yang cukup tinggi akan mengakibatkan cita rasa manis alami pada susu akan hilang. Selain itu penggunaan susu yang memiliki suhu terlalu tinggi, ketika dicampurkan dengan kopi akan menyebabkan cita rasa ekstrak kopi akan hilang. Dengan kata lain Kopi Caffè Latte tersebut akan menjadi hambar. Dan perlu diketahui susu yang dipanaskan dengan suhu yang terlalu tinggi juga dapat merusak saraf sensorik pada lidah ketika lidah menyeruput atau mengecap Kopi Caffè Latte.

Terdapat beberapa pendapat mengenai jenis kopi yang digunakan pada Kopi Caffè Latte. Dimana terdapat barista yang menggunakan espresso. Dimana espresso ini merupakan ekstrak kopi yang sengaja disajikan melalui single spout. Namun juga terdapat barista yang menggunakan double spout untuk pembuatan Kopi Caffè Latte. Namun kebanyakan para barista menggunakan ekstrak kopi dalam pembuatan Kopi Caffè Latte. Berat jenis espresso yang digunakan adalah berat jenis yang lebih ringan. Pasalnya espresso tersebut harus dapat dinikmati tanpa campuran lainnya. Sedangkan untuk penggunaan berat jenis ekstrak kopi yang lebih berat karena ekstrak kopi tersebut harus dicampurkan dengan susu. Dengan demikian dibutuhkan berat jenis yang lebih berat, supaya rasa kopi tidak tersamarkan oleh rasa susu.

Citarasa Kopi Caffè Latte

Dengan perpaduan komposisi Kopi Caffè Latte yang lengkap, tentunya menjadikan jenis kopi ini memiliki citarasa yang khas. Dimana Kopi Caffè Latte memiliki citarasa yang cukup milky tentunya karena penggunaan susu yang lebih banyak dan busa susu yang tipis. Selain itu citarasa ekstrak kopi juga lebih tersamarkan karena banyaknya penggunaan susu. Disisi lain cita rasa Kopi Caffè Latte juga dipengaruhi oleh esktrak kopi yang digunakan. Dimana pada umumnya ekstrak kopi tersebut juga memiliki rasa yang beragam mulai citarasa kacang, coklat, hazelnut yang berpadu dengan karamel.

Pada umumnya pada permukaan minuman Kopi Caffè Latte terdapat lingkaran coklat. Lingkaran coklat tersebut seringkali disebut sebagai ring atau cream. Kopi Caffè Latte yang baik tentunya memiliki warna cream yang sama disemua sisinya sehingga memiliki istilah sebagai full golden cream atau golden ring crema. Ketika Kopi Caffè Latte terdapat golden ring crema tentunya citarasa yang didapatkan akan sama ketika diminum pada setiap sisi cangkirnya. Begitu pula sebaliknya ketika warna cream yang tercipta pada setiap sisi cangkir terdapat perbedaan warna maka sudah dipastikan citarasa Kopi Caffè Latte pada setiap sisi cangkirnya juga tidak akan sama. Hal tersebut dikarenakan golden ring cream tersebut tercipta dari teknik tuang (pouring technique) yang baik. Dengan demikian, sebaik apapun tekstur yang digunakan dari hasil proses frothing, namun jika tidak diimbangi teknik tuang yang baik maka golden ring cream tidak akan tercipta.

Kopi Caffè Latte Art

Seiring perkembangan kopi, saat ini banyak coffe shop yang menyajikan Kopi Caffè Latte dengan hiasan yang menarik. Dimana secangkir Kopi Caffè Latte yang mendapat sentuhan seni menuang kopi tersebut sering disebut sebagai latte art. Dimana latte art ini merupakan seni melukis diatas cangkir kopi. Tentunya seorang barista mengandalkan milky juga sebagai kuas. Dengan kata lain latte art merupakan pola dekoratif yang dibuat dari busa susu diatas latte. Proses membuat latte art ini dimulai dari espresso shot dituangkan ke dalam cangkir, kemudian dikombinasikan dengan coklat ataupun dengan perasa lain. Selanjutnya susu berbusa dituang ke atas espresso shot tersebut, kemudian untuk menciptakan lukisan busa tersebut dapat ditata dengan sendok besar. Selain itu bisa dilakukan dengan memanipulasi aliran susu berbusa tersebut saat dituangkan. Banyak pola yang bisa dilukis pada latte art ini mulai dari pola daun, hati, pohon natal, salju dan masih banyak lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *