Kopi Dan Ibu Hamil: Apakah Ibu Hamil Boleh Minum Kopi

Apakah ibu hamil boleh minum kopi. Sejak berencana mengandung, tentunya setiap wanita berusaha mengatur asupan makanan berupa makanan kaya akan gizi dan vitamin. Begitu pula setelah tahu positif hamil, sebelum mengkonsumsi suatu makanan atau minuman tentunya menjadi lebih selektif. Apakah makanan yang dikonsumsi berpengaruh baik, atau buruk atau sebaiknya dikurangi dalam mengkonsumsinya. Sebagai wanita hamil yang cerdas, tentunya harus bisa selektif dalam memilih makanan. Hal tersebut tentunya demi janin yang sedang dikandungnya. Diantara banyaknya mitos yang telah menjadi kepercayaan orang-orang terdahulu, tentunya wanita hamil juga harus bisa mencari kebenarannya. Begitu juga ketika mendapati pertanyaan bolehkan ibu hamil minum kopi? Nah sebelum menjawab pertanyaan tersebut, kita ketahui terlebih dahulu mengetahui mengenai kopi dan apa saja kandungannya.

Kopi dan Kandungannya

Kopi merupakan minuman yang diolah dari ekstrak biji kopi yang melalui pengolahan tertentu. Kandungan kimia yang terdapat pada kopi memang memiliki manfaat jika dikonsumsi dalam jumlah yang tepat atau tidak berlebih. Kandungan kimia dalam kopi diantaranya putrescine, ethypenol, Quinic Acid, dimethyl disulfide, Acetymethyl carbino, trigonelline, dan niacin. Selain kandungan kimia tersebut, didalam kopi juga terkandung kafein yang jumlah kandungannya mencapai 1 hingga 1.5 %. Kandungan kafein pada kopi memang tidaklah sama, bergantung dengan jenis dan cara pengolahannya. Dimana pada satu cangkir kopi, kandungan kafeinnya sebanyak 85 gram. Pada kopi instan jumlah kafeinnya bisa mencapai 2.8 hingga 5 %. Berbeda dengan kopi moka mentah jumlah kafeinnya sekitar 1.08 %, dan yang telah disangrai hanya 0.82 %. Lain lagi pada jenis kopi robusta kandungan kafeinnya berjumlah 1.48% dan pada kopi arabika mencapai 1.16%

Kafein merupakan senyawa alkaloid xantina berbentuk kristal dan berasa pahit yang bekerja sebagai obat perangsang psikoaktif dan diuretik. Didalam dunia kedokteran, kafein ini sering digunakan sebagai perangsang kerja jantung dan meningkatkan produksi urin. Disisi lain kafein juga bisa membalikkan semua kerja adenosin, dengan demikian tubuh menjadi tidak lagi mengantuk, melainkan muncul perasaan segar, sedikit gembira, jantung berdetak lebih cepat, tekanan darah naik, dan hati juga akan melepaskan gula ke aliran darah yang akan membentuk energi ekstra. Nah bagaimana jika kopi yang memiliki kandungan kafein tersebut dikonsumsi oleh wanita atau ibu hamil?

Apakah Ibu Hamil Boleh Minum Kopi

Pertanyaan tersebut tentunya banyak ditanyakan ibu hamil yang telah memiliki kebiasaan minum kopi. Ibu hamil masih boleh meminum kopi namun terdapat batasannya. Dimana takaran konsumsi kopi yang ideal bagi ibu hamil dalam sehari adalah 200 mg atau setara dengan dua cangkir kopi instan. Namun sebenarnya kafein tidak hanya ditemukan dalam kopi saja melainkan bisa terdapat pada soda, teh, ataupun coklat. Berikut ini ini jumlah rata – rata kandungan kafein yang terdapat pada makanan, yang perlu diingat seorang ibu hamil tidak boleh mengkonsumsi kafein lebih dari 200 mg per hari.

      Kopi instan (1 gelas)                            : 76 mg

      Kopi seduh (1 gelas)                            : 137 mg

      Eskrim/ yogurt rasa kopi                  : 2 mg

      Teh seduh (1 gelas )                              : 48 mg

      Teh instan (1 gelas)                              : 26 -36 mg

      Minuman energi (1 kaleng)             : 100 mg

      Minuman bersoda (1 kaleng)         : 37 mg

      Dark chocolate (batang kecil)       : 30 mg

      Cokelat susu (batang kecil)             : 11 mg

Cara Mengurangi Mengkonsumsi Kafein Saat Hamil

Apakah ibu hamil boleh minum kopi? Bagaimana dengan ibu hamil yang telah terbiasa mengkonsumsi kafein? Tentunya akan sulit untuk menggantikannya. Berikut ini, merupakan cara membantu mengurangi konsumsi kafein secara bertahap. Bagi ibu hamil yang menyukai kopi, gantilah konsumsi kopi seduh dengan kopi instan. Pasalnya kandungan kafein pada kopi instan lebih rendah, selain itu cara lainnya adalah dengan mengubah takaran kopi instan menjadi lebih encer. Sedangkan bagi ibu hamil yang terlanjur menyukai teh, bisa mengurangi kandungan kafein pada teh dengan cara menyeduh teh tidak lebih dari 1 menit.

Resiko minum kopi berlebih pada ibu hamil

Pada orang normal, mengkonsumsi kopi secara berlebih selain menjadikan tubuh menjadi lebih segar atau tidak mengantuk, juga bisa menimbulkan gejala kecemasan, jantung berdetak kencang, gangguan pencernaan, dan juga tremor. Bagaimana dengan ibu hamil? Apakah ibu hamil boleh minum kopi? Kopi pada ibu hamil akan menimbulkan efek samping tertentu. Dimana dampak dari kelebihan asupan kafein dapat menyebabkan beberapa efek ringan hingga efek berat bagi ibu hamil.

Salah satu resiko minum kopi berlebih bagi hamil yang masih terbilang ringan akan menyebabkan aliran darah menjadi tidak lancar bagi sang janin. Tentunya hal tersebut sebaiknya dihindari mengingat ketika aliran darah sang janin menjadi tidak lancar akan mengakibatkan oksigen yang beredar keseluruh tubuh juga akan terhambat. Disisi lain, kafein yang dikonsumsi ibu dari kopi juga bisa menyebabkan sang janin di dalam kandungan menjadi mengalami insiomnia. Efek lain dari mengkonsumsi kopi bagi ibu hamil adalah membuat janin didalam kandungan memiliki detak jantung yang cepat. Pasalnya kafein yang terdapat pada kopi bisa masuk kedalam plasenta bayi lalu masuk kedalam tubuh bayi. Dengan demikian detak jantung janin menjadi cepat atau tidak normal.

Efek ringan minum kopi secara berlebih bagi ibu hamil selanjutnya adalah timbulnya rasa sakit kepala. Tentunya hal tersebut akan menjadikan kesehatan ibu hamil menjadi terganggu dan kurang fit. Lebih parahnya lagi, bisa jadi ibu hamil juga menderita anemia. Pasalnya kafein pada kopi tersebut bisa menghambat proses penyerapan zat besi di dalam tubuh ibu hamil. Selain anemia, kopi juga bisa menyebabkan asam lambung ibu hamil menjadi naik. Tentunya kondisi tersebut bisa menjadi pemicu penyakit lambung seperti maag, heartburn, dan juga morning sick yang berlebih.

Apakah ibu hamil boleh minum kopi? Jawabnya akan sangat berbahaya jika dikonsumsi secara berlebih. Dimana resiko mengkonsumsi kopi secara berlebih juga bisa mengakibatkan hal-hal yang cukup membahayakan. Pertama, terdapat kemungkinan ibu hamil muda yang suka minum kopi berlebih akan membuat keguguran. Hal tersebut dikarenakan janin yang masih berusia sangat muda tidak tahan terhadap efek panas yang ditimbulkan oleh kopi. tidak hanya itu mengkonsumsi kopi secara berlebih juga bisa menyebabkan kematian sang bayi. Hal ini bisa terjadi ketika mengkonsumsi kopi secara berlebih pada trisemeseter terakhir. Sebuah penelitian di Denmark juga menemukan bahwa resiko bayi lahir bayi lebih dari dua kali lipat pada wanita yang minum kopi delapan gelas dibandingkan wanita yang tidak mengkonsumsi kopi.

Tidak hanya itu mengkonsumsi kopi secara berlebih juga bisa menjadikan berat bayi menjadi rendah. Hal tersebut dikarenakan penyerapan gizi ibu hamil ke janin tidak bisa terserap secara sempurna. Hal tersebut tentunya menjadikan janin kekurangan nutrisi dan memiliki berat badan yang rendah. Mengingat bayi yang lahir dengan berat badan rendah berpeluang memiliki beberapa gangguan mulai dari gizi buruk dan malnutrisi. Bayi yang lahir prematur pun juga bisa diakibatkan karena sang ibu hamil mengkonsumsi kopi secara berlebih sebelum genap berusia 38 minggu.

Nah itulah tadi ulasan mengenai ibu hamil dan kopi, semoga bisa menjawab pertanyaan yang sering ditanyakan oleh ibu hamil yaitu Apakah ibu hamil boleh minum kopi? khususnya bagi ibu hamil yang memiliki kebiasaan minum kopi setiap harinya. Semoga bermanfaat.

Deskripsi: Apakah ibu hamil boleh minum kopi merupakan pertanyaan yang banyak ditanyakan oleh ibu hamil, apalagi bagi ibu hamil yang telah maniak mengkonsumsi kopi setiap harinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *