Kopi Luwak, Kopi Termahal Di Dunia

Kebiasaan minum kopi di pagi hari, pasti dilakukan oleh banyak orang. Mungkin anda pun salah satunya. Bagi sebagian orang minum kopi di pagi hari, akan memberikan semangat tersendiri. Di dalam kopi mengandung cafein yang bisa memacu hormone dan membuat tubuh lebih bersemangat. Jenis kopi yang terkenal dan menjadi kopi termahal di dunia adalah kopi luwak. Anda pasti sudah sering mendengar tentang keberadaan kopi ini. Bahkan di Indonesia, sudah ada brand kopi yang memproduksi jenis kopi ini dan menjualnya secara sachetan.

Sejarah Kopi Luwak

Luwak di Indonesia dikenal dengan nama musang. Berarti kopi ini berasal dari musang. Maksudnya? Jenis kopi termahal ini berasal dari feses musang atau luwak. Musang merupakan mamalia berbulu yang ukurannya kecil dan memiliki ekor panjang. Mereka sangat suka memanjat pohon dan banyak hidup di hutan Indonesia. Mereka sangat suka memakan biji-bijian dan hidup secara nocturnal (hidup di malam hari).

Makanan yang sering di konsumsi luwak adalah biji kopi. Tapi sayangnya luwak tidak bisa mencerna biji kopi. Sehingga ketika mereka buang air besar, biji kopi tersebut akan tetap utuh. Biji inilah yang akan digunakan untuk membuat kopi. Sejarah kopi luwak memang sangat panjang. Dulu para penjajah di Indonesia mulai menanam kopi di daerah sumatera dan jawa.

Banyak orang Indonesia yang di pekerjakan di kebun kopi tersebut. Mereka tidak boleh memetik atau menikmati kopi. Sampai akhirnya mereka mencari biji kopi yang dibuang oleh para musang. Mengumpulkan semua kotoran dan mengolahnya sendiri di rumah. Ternyata rasa kopi yang dihasilkan dari kotoran luwak sangat khas dan berbeda dengan kopi pada umumnya. Sejak saat itulah kopi dari kotoran luwak ini mulai dikenal oleh banyak orang.

Perbedaan Kopi Luwak Dan Kopi Biasa

Mungkin masih banyak orang yang belum bisa membedakan kopi luwak dengan kopi biasa. Ada beberapa hal yang membedakan dan menjadi ciri khas dari kopi termahal ini. Berikut ini penjelasanya.

     Biji Kopi Luwak

Sebenarnya biji kopinya hampir sama dengan biji kopi pada umumnya. Jenis kopi ini lebih banyak memakai kopi arabika atau kopi robusta. Tapi kopi ini dipilih langsung oleh luwak. Luwak hanya mau memakai biji kopi yang sudah benar-benar matang dan berkualitas bagus. Jadi tidak hanya kopi biasa yang di pilih oleh manusia. Inilah yang membuat kopi dari luwak ini memiliki aroma yang khas, berkualitas dan mahal harganya.

     Proses Pengolahan

Proses pengolahan ini bedanya dari fermentasi. Kalau kopi luwak di fermentasi di dalam perut luwak. Sedangkan kopi biasa tidak mengalami proses fermentasi. Ada beberapa produsen kopi yang langsung mengambilnya di hutan dan ada yang menternakan luwak sendiri di rumah. Kedua cara ini bisa menghasilkan rasa kopi yang berbeda. Yang diambil dari hutan langsung akan memiliki rasa yang lebih enak dibandingkan hasil ternak di rumah. Karena luwak tidak dalam keadaan stress,

Setelah mengambil kotoran luwak, biji tersebut akan dibersihkan dan dikeringkan. Baru diproses menjadi minuman kopi. Yang membuat aroma dan rasa yang khas berasal dari proses fermentasi di perut luwak. Hal ini sudah dilakukan penelitian yang benar. Fermentasi yang dilakukan manual oleh manusia, akan menghasilkan rasa yang berbeda. Jika anda pernah mengkonsumsi kopi ini, pasti akan tercium aroma yang khas dan sangat harum.

     Harga Kopi Luwak

Harga kopi luwak yang asli sangat mahal. Bahkan di tetapkan sebagai kopi termahal di dunia. 1 kg kopi, bisa dihargai sekitar 1 juta rupiah. Apalagi memakai jenis biji kopi yang langka dan mahal, akan membuat harga dari kopi ini semakin mahal. Kopi yang dijual di pasaran itu sudah dicampur dengan berbagai bahan, sehingga harganya lebih murah. Kalau yang asli akan memiliki aroma yang lebih enak.

Cup of Kopi Luwak, world’s most expensive coffee from Bali Indonesia

Proses Pengolahan Kopi Luwak

Ada beberapa proses yang harus dilakukan, sampai kopi luwak bisa tersaji didalam gelas. Berikut ini tahapan yang harus anda lakukan.

     Persiapan Biji Kopi Merah

Anda hanya bisa memetik biji kopi yang sudah berwarna merah, lalu rendam biji dengan air. Supaya bisa mensortir, biji mana yang bagus dan mana yang busuk. Biji yang berkualitas bagus akan tenggelam dan yang busuk akan mengapung. Buat biji yang mengapung tersebut.

     Pemberian Pakan Musang

Biji kopi yang sudah di sortir di taruh di wadah dan diberikan pada musang. Anda bisa memakai musang bulan atau musang binturong. Jadi tidak semua jenis musang bisa digunakan. Musang hanya akan memakan biji yang sudah matang dan berkualitas bagus. Musang seperti mensortir produk biji yang paling bagus. Di dalam perut musang, nanti akan terjadi proses fermentasi.

     Pemanenan Dan Penjemuran Kopi Luwak

Biasanya musang akan buang air besar di pagi hari, anda bisa mengambil kotoran tersebut. Kotoran yang dihasilkan oleh luwak sudah dalam bentuk kering. Jadi anda harus mencucinya terlebih dahulu sampai bersih baru dijemur sampai kering.

     Proses Penggilingan Dan Pemilihan Biji

Pada saat membuat kopi luwak. Akan dilakukan proses penggilingan dan pemilihan biji lagi. Setelah di jemur akan dihasilkan kopi kering atau raw beans. Anda harus langsung menggilingnya. Nanti akan ada biji yang masih utuh dan sudah pecah. Disini pemilihan biji harus dilakukan. Pisahkan biji yang masih bagus dan sudah pecah secara manual. Nanti dari pemilihan kopi ini, akan ada yang namanya luwak peaberry. Jumlahnya sangat sedikit dan termasuk jenis sortir yang paling berkualitas dan mahal harganya.

     Proses Penyucian Dan Penggorengan Biji

Setelah di giling dan di sortir, biji kopi akan dicuci lagi sebelum masuk ke proses penggorengan. Anda harus benar-benar mencuci sampai bersih dan tidak adas kotoran yang menempel. Jika sudah bersih, barulah di goreng atau di roasting. Sampai menghasilkan biji kopi kering yang siap ditumbuk menjadi kopi bubuk.

     Proses Pembubukan

Ada banyak cara pembubukan yang bisa dilakukan. Bisa melalui cara manual atau memakai mesin. Pada saat penumbukan bisa sampai level medium atau sampai halus. Sesuai dengan selera anda. Untuk menjaga keawetannya, kemas dengan memakai aluminium foil.

Kopi dari kotoran luwak ini memang menghasilkan aroma yang khas, bahkan berbeda dengan kopi pada umumnya. Inilah yang membuat kopi ini semakin mahal dan digemari oleh banyak orang. Bahkan warnanya pun tidak lagi hitam, tapi agak putih susu. Banyak yang bilang, kandungan cafein di kopi ini tidak begitu banyak. Jadi aman di konsumsi oleh para penderita asam lambung. Tidak akan membuat lambung perih seperti kopi biasanya. Di coffee shop banyak yang menyediakan jenis kopi luwak dan di padukan dengan berbagai macam olahan kopi lainnya. Sekian artikel kali ini, semoga memberikan informasi yang bermanfaat buat anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *